Melanjutkan dari post artikel sebelumnya tentang Bocoran Penampakan Zippy versi Aluminium Alloy, kini unit Genio Zippy Active AL model 2022 sudah di tangan. Sudah gowes setidaknya sekitar 20 km, jadi sudah cukup untuk memasukkan point review dalam blog.

Secara konsep, Genio menyebut Zippy Active AL dibuat lebih agresif. Agresifitas dalam sepeda bisa melalui beberapa pendekatan. Pertama secara geometri, agressive geometry biasanya dicirikan wheelbase yang lebih pendek, head-tube angle yang lebih tegak dan  Reach yang lebih panjang sehingga posisi berkendara lebih horisontal, relatif membungkuk. Kedua melalui formula drivetrain atau komponen penunjang, untuk membuat sebuah sepeda lebih agresif, contohnya dengan konfigurasi kecepatan yang tinggi, sprocket, chainring size, dll.

Dengan ukuran seatube yang sama antara Zippy JILID2 dan Zippy Active AL, yaitu 493 mm, dan wheelbase yang sama yaitu 990mm. Ada sedikit perbedaan, Zippy Active AL punya Reach 16 mm lebih panjang, dan Stack  40mm lebih panjang. Bisa menampung ukurang pengguna yang sedikit lebih tinggi. Zippy Active AL juga diperhitungkan bikeinsight.com punya geometri yang cenderung agresif. Walaupun hal ini bisa dikecohkan dengan handlebar yang lebih tinggi dimana masih bisa di-adjust untuk lebih comfort.

Jadi, ya framenya agressive, tapi dengan steerer yang panjang ini sedikit bisa memanipulasi menjadi lebih comfort.

Kelebihan Genio Zippy Active AL 2022

  • Super value for money. Jika Brader punya budget sekitar 3,5 juta, Zippy Active AL sangat worth-to-buy!. Kompetitornya ada Clash 5 di harga 6,8 juta, Polygon Zeta di harga 7 jutaan, Tern Crest 6,3 jutaan. Ya, memang ada brand image yang mempengaruhi harga, kelas spesifikasi juga berbeda, jadi ada yang ga bisa dibandingin head-to-head.

    Thrill Volare 2022, minivelo dengan mono-front-suspension menjadi diferensiasi yang menarik buat Thrill.

    Tapi kalau Brader objektif harga dan nilai produk, Zippy Active AL adalah salah satu paket paling ekonomis yang direkomendasi. Ada kompetitor yang paling deket, Thrill Volare  FX 4 harga 4jutaan.

    Zippy Active dan Volare FX, keduanya cukup bersaing walau ga bisa dibandingin apple-to-apple karena Volare pakai front suspension sedangkan Zippy Active AL rigid. Zippy Active ini punya standard rancang bangun yang bagus. Sepertinya Genio semakin memperbaiki lini produknya, kalau saya amati yang mulai bagus itu lini road-bike dan minivelonya.

    Terlepas dibandingkan dari Volare, menurut kami Zippy Active AL ini sangat value-for-money, dengan budget 3,5 juta Brader sudah mendapatkan nilai produk yang lebih.

  • Desain berkelas. Looksnya lebih mahal dari harga produknya sendiri. Kalau Brader cek warna hitamnya, itu bukan yang hitam 100% loh, ada hint warna lain seperti coklat dan biru yang berpadu sama metalic, kalau di foto ga gitu keliatan, coba cek fisik aja, cakep! Kemudian ada detail-detail yang disembunyikan supaya tetap nampak minimalis, seperti tulisan genio bike dan hydroformed di seat-stay. Saya apresiasi cara detailnya Genio, good job!
  • Spesifikasi tinggi. OK, ini sifatnya tidak absolut ya. Genio memainkan spesifikasi tinggi tapi dengan merek-merek perjuangan. Contohnya rem sudah Hydraulic, bandingkan saja dengan beberapa kompetitornya yang masih mechanical. Ya, mereknya memang anti-mainstream, Genio pakai disc-brake Alhonga, tapi performa ga kalah, beneran! Kalau Brader amati, Alhonga juga punya kualitas fisik yang bagus, CNC pada rotornya punya kelas seperti Shimano. Kemudian speed 1 x 10, sangat menarik kan sudah 10 speed, ya walau pakai L-Twoo. Chainring sudah 53T, hal ini untuk menekankan feel agresif.
  • Gaya dan Rasa Berkendara yang solid. Nah, ini menurut saya yang paling penting. Penilaian ini mempertimbangkan geometri dan rancang bangun produk. Posisi berkendara Zippy Active sudah jauh lebih fit dibandingkan Zippy versi pertama yang pernah saya beli (Zippy steel). Sangat pas buat saya tinggi 171 cm, kayaknya range tinggi pengendara yang bisa pakai sekitar 160-180cm. Lebih atau kurang dari rentang tinggi pengguna tersebut, sebaiknya Brader pikirkan manipulasinya.Kemudian tentang riding experience..  Menurut saya ya, Zippy Active itu bukanlah upgrade dari Zippy versi steel! 2 versi ini sudah beda preferensi, jadi bukan berarti versi alloy itu lebih bagus dari versi steel, 2 versi ini sebagai alternatif pilihan, ini perlu dipahami deh.Saya masih inget feel Zippy versi steel, kalai dibandingkan.. Zippy Active ini berasa lebih solid, mungkin dampak dari volume rangka yang lebih besar, tapi bobot lebih ringan. Efek signifikan feelnya menurut saya bukan karena dampak berkurangnya bobot, tapi lebih pada karakter Alloy dan Steel yang berbeda. Mana yang lebih enak?Jujur aja secara pribadi enakan yang aluminium alloy, tapi steel tetap di hati.

    Part ini memang agak sudah dijelasin sih karena mempertimbangkan penilaian personal, lebih baik Brader coba sendiri, yg pasti penilaian Saya terhadap riding experience Zippy Active AL di angka 8/10.

     

Kekurangan Genio Zippy Active AL 2022

  • Front view yang buruk. Frame Active ini sudah bagus, perfect lah kalau Saya bilang. Saya suka karena tampak modern tapi tetep simple. Tidak dipaksa menjadi ala aero atau tubing yang bentuknya aneh-aneh (saya ga nyindir merek yang lain lho ya). Desain Zippy Active tampil lebih dewasa. Sayang kesempurnannya diganggu dengan fork yang ga matching. Desain forknya sebenarnya ga salah, bagus juga. Yang salah itu kenapa mempertemukan mereka berdua, ga matching bos! Diameter atau ukuran outer dari fork ga segaris sama bagian bawah headtube, jadi terkesan terpotong.Kemungkinan Genio ngelakuin ini memang untuk efisiensi, karena ternyata fork yang dipakai Zippy Active itu sama persis yang dipakai Zippy JILID2, jadi ini merupakan sharing platform yang jelas gunanya untuk efisiensi.Tapi coba saya bela Genio ya. Kesan negatif ini memang terlihat frontal di foto, tapi kalau Brader lihat secara fisik, entah kenapa kejanggalan itu jadi ga begitu kelihatan, serius. Jadi keliatan bagus aja. Secara keseluruhan desain Zippy ini tetap impresif karena beberapa elemen yang sudah saya bahas sebelumnya soal pilihan warna, desain frame, decal, dll itu semua membuat minivelo ini tetap keliatan keren. Coba deh brader liat di toko, kalau lihat fisik desain fork ini ga begitu mengganggu.
  • Performa RD yang kurang presisi. Jadi ini urusan drivetrain ya, yg sebenernya bisa diupgrade. Ya, harga memang ga bisa bohong, Zippy memang pakai komponen yang lebih ekonomis. Rantai pada sprocket berasa lompat-lompat dan kadang agak nyantol ketika kita shifting, terutama shifting di gear paling besar dan paling kecil. Gear di 4-5-6-7 relatif lebih stabil, atau kadang random aja.. ada posisi yang smooth dan ada yang agak kasar ketika perpindahan gigi.Kalau untuk penggunaan normal (bukan kompetisi) hal ini sangat bisa diterima sih, tapi kalau Brader punya ekspektasi lebih ya tinggal upgrade aja. Kemudian BB juga berasa kurang loncer, klo Brader pengen upgrade Saya rekomen ganti BB dan hub belakang. Itu aja sih yang lain udah mantebs, rem no complain, kemudian performa ban menurut Saya juga sudah sangat ideal.

 

Kesimpulan

Minivelo termasuk dalam kategori besar urban bike, dimana penggunaan diprioritaskan untuk harian, commuting, bike-to-work atau buat seru-seruan aja. Nah, dengan penggunaan non kompetisi seperti itu, Zippy Active AL sangat value-for-money, mempertimbangkan kualitas, desain, performa dan harga.

Desainnya cakep, performa di atas rata-rata, punya build quality yang bagus, harga sangat bersaing di antara kompetitornya.

 

Tidak berlebihan Genio menyebut Zippy Active didesain lebih agresif dibandingkan Zippy JILID2, hal ini sangat relate dengan rancang bangun dan output dari pengalaman bersepeda saya. Kyaknya Genio memang makin serius sama minivelo series, dari Zippy tahun lalu sudah dikoreksi jadi JILID 2, kemudian melakukan ekspansi dengan merilis versi alloy. Versi 2022 ini cukup impresif. Manurut saya sih, Zippy Active layak dibungkus, gimana menurut Brader?

 

Video, Youtube: OM BRADER

BACA JUGA: